oleh

RESES; H. Hasbullah Moh Mberu (Anggota DPRD Kab. Ende) di Desa Nggela, Kec. Wolojita. (Senin, 19 April 2021)

Desa Nggela adalah salah satu desa di Kecamatan Wolojita, Kabupaten Ende. Desa dengan jumlah penduduk kurang lebih 1600-san penduduk ini juga merupakan desa wisata yang gemar dikunjungi baik oleh wisatawan lokal bahkan internasional.

Dengan jumlah penduduk yang cukup besar dalam satu kesatuan desa tersebut tentunya banyak kebutuhan masyarakat baik berupa pangan, papan maupun sandang yang sangat penting diakomodir ataupun dicanangkan oleh Pemerintah Setempat.

Beberapa waktu lalu pasca badai Seroja yang terjadi di hampir seluruh wilayah NTT, ternyata Desa Nggela juga termasuk salah satu Desa yang terkena dampaknya. Hampir 30 an lebih rumah masyarakat mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga dibutuhkan penanganan atau perbaikan.

Mengingat badai Seroja yang terbilang dahsyat dan memporak-porandakan hunian-hunian penduduk yang terdampak di Desa Nggela, akhirnya salah satu anggota DPRD Kab. Ende; H. Hasbullah Moh Mberu memilih desa tersebut untuk dijadikan lokasi kunjungan dalam agenda Reses beliau pada hari Senin;19 April 2021.

Dalam agenda reses tersebut banyak hal yang beliau catat dari penyampaian-penyampaian aspirasi masyarakat Desa Nggela. Antara lain; Meminta beliau mengawal proses pembahasan/penetapan dan pengalokasian anggaran perbaikan jalan Wolowaru-Nggela, Membuka jalan wisata dibeberapa lokasi wisata Desa Nggela, Pipanisasi aliran air minum dari sumber air menuju desa Nggela, Perbaikan rumah layak huni bagi korban bencana Badai Seroja dan beberapa hal penting lainnya.

Setelah mendengar aspirasi masyarakat Desa Nggela beliau meminta pihak Pengurus Desa untuk tetap koordinasi terkait aspirasi tersebut agar secepatnya beliau kondisikan.

“Salah satu yang paling penting menurut saya adalah ketersediaan air bersih. Percuma kita membangun hal lain yang sifatnya penataan ruang di tengah-tengah Desa yang berpotensi Wisata seperti ini, jika air bersih tidak tersedia.” Ujar H. Hasbullah.

“Saya juga minta kepada Bapak Desa atau staf Desa yang sempat hadir untuk ingatkan saya terkait korban Badai Seroja beberapa waktu lalu, dua hal itu tolong dicatat.” Tambah beliau dalam akhir agenda diskusi,

Yang kemudian disepakati oleh seluruh masyarakat Desa Nggela yang sempat hadir pada momen penting itu. Adapun yang turut hadir dalam agenda reses tersebut selain kepala-kepala dusun, beberapa tokoh adat, tokoh pemuda dan hadir pula mantan Kepala Desa periode sebelumnya.

“Kami sangat bersyukur, Pak Hasbullah mau melakukan agenda Reses di Desa kami ini.” Ujar Mantan Kepala Desa Nggela.

Ditambahkan pula oleh ibu Fransiska L. Weti (Staf Desa Nggela) “Jika direfleksikan secara politik, dalam pemilu (pileg) 2019 lalu masyarakat Desa ini ‘mungkin’ tidak memiliki pilihan politik terhadap Pak Hasbullah (Sapaan akrabnya) beliau tetap menentukan pilihan Reses di Desa tersebut sebagai bentuk empati yang muncul dari dalam sanubarinya. Itu yang membuat kami merasa luar biasa bijak.” Imbuh ibu Fransiska.

 

Setelah Agenda Reses, H. Hasbullah bersama tim sempat mengunjungi kampung adat Nggela dengan ditemani salah satu staf; Desa Arikson AR Laka, sebelum akhirnya pamit menuju Ende.

 

 

 

ILS

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed