oleh

Safari Ramadhan 1442H di masjid Al-Ikhlas Kekakeu, Nangapanda berjalan lancar.

-Agama, Regional-320 views
Dalam Rangka Melanjutkan Program Safari Ramadhan 1442 H  Tiem Safari  Ramadhan Kembali Melakukan pada Putaran ketiga yang diselenggarakan oleh Keluarga besar KUA dan Penyuluh PAI Kecamatan Nangapanda, pada Rabu malam 21/04/2021,  di masjid Al-Ikhlas Kekakeu Desa Embu Zozo Kecamatan Nangapanda Kabupaten Ende NTT,  pukul 19.30 ( ba’dah Sholat Terawih).    
 
Ketua tim Safari Ramadhan, 1442 H, Sekaligus Ketua Penyuluh PAI Non PNS Nangapanda, Latif Kamaludin, S.Sos  dalam ceramahnya mengatakan  ”  Puasa dalam bahasa Arab disebut Shiyam atau Shaum artinya menahan dari segala sesuatu seperti menahan makan,minum , menahan hubungan biologis suami istri sejak terbit fajar sampai terbenam matahari yang menyebabkan batalnya puasa. Ungkap Latif.
 
Lebih Lanjut, dikatakannya Perintah puasa ramadhan diatur oleh Alqur’an dimana Allah SWT berfirman: Hai orang-orang yang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS.Albaqarah:183). Rasulullah SAW bersabda: Manshoma ramadhaana iimanan wahtisabaan Ghufiralahu maa taqaddama Min dzambihi. artinya, barang siapa yang berpuasa ramadhan karena iman kepada Allah dan hanya mengharapkan pahala semata maka pasti akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.
 
Latif juga mengatakan Dari firman Allah dan Hadis Nabi tersebut dapat menjelaskan kepada kita bahwa puasa yang umat islam laksanakan dibulan ramadhan merupakan suatu kewajiban dan perintah dari Allah SWT kepada orang-orang yang beriman dan puasa itu juga telah dilaksanakan sejak manusia pertama Nabiyullah Adam AS atau orang-orang terdahulu dengan tujuan agar beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.              
 
Meski demikian,  kata Latif, ada tiga demensi yang termuat dalam Alqur’an surat Albaqarah: 183,yaitu, dimensi Iman, dimensi puasa dan dimensi bertakwa. Ketiga dimensi tersebut memberikan makna bahwa tindakan berpuasa ramadhan itu hanyalah milik orang-orang yang beriman saja, yang benar-benar ikhlas melaksanakan puasanya, sedangkan berpuasa adalah menahan diri dari segala bentuk yang dilarang Allah SWT, sementara bertakwa adalah mematuhi dan melaksanakan perintah Allah SWT baik secara jasmani maupun rohani.”.              
 
 Latif  juga menjelaskan,,” Ramadhan adalah adalah waktu yang sangat spiritual bagi kaum muslimin yang sering disebut sebagai bulan latihan (training), bulan kedamaian dan bulan rahmat.sehingga dengan kehadiran bulan Ramadhan tersebut untuk melatih, mendidik, mengontrol dan mengevaluasi seluruh aktivitas puasa dan amal ibadah kita.Seluruh sikap,tabiat dan tindakan kita yang dilakukan melalui Qauli atau perkataan, Fi’li atau tingkah laku perbuatan kita, dan Qalbi atau bisikan /keinginan hati nurani kita yang bertentangan dengan harapan iman dan taqwa kita, jika kita mampu menahan nya  dibulan latihan ini berarti kita lulus dan menjadi la allakun tattakuun atau orang-orang yang bertakwa.”           
 
Sementara Kepala KUA kecamatan NANGAPANDA, Chairul Wella, S.Ag dalam sambutannya disela acara tersebut menyampaikan bahwa,” perintah puasa ramadhan yang dilakukan umat muslim berkaitan erat dengan perintah Zakat, oleh karena itu umat muslim dituntut harus mengeluarkan zakat fitrah maupun zakat maal karena puasa dan zakat di laksanakan pada bulan Ramadhan, apabila diluar bulan Ramadhan itu adalah sadaqah.” 
 
Meski demikian kata Chairul,  zakat fitrah adalah mensucikan atau membersihkan diri dan harta seseorang dari pada kotoran loba dan Bakhil dari akhlak yang tercela dan tak menaruh belasakasihan kepada sifat yang mulia, murah hati dan penyayang terhadap sesama manusia.
jadi tujuan zakat adalah untuk membantu orang-orang yang miskin, orang yang berkekurangan agar mereka kembali kuat melaksanakan perintah Allah sebagai tanda terima kasih kita kepada Allah atas Rahmat yang diberikan kepada kita, dan sebagai tanda kasih sayang dari orang kaya Kepada orang miskin.           
 
Ketua Badan Ta’mir Masjid Al-Ikhlas Kekakeu,  Daud Solo disela-sela acara safari Ramadhan 1442 H menyatakan bahwa,”  atas nama jamaah masjid Al-Ikhlas Kekakeu kami sangat berterima kasih kepada Tim safari Ramadhan KUA kecamatan NANGAPANDA yang sudah mengunjungi dimasjid kami dan merasa bangga dengan kehadiran tim safari Ramadhan.Pengetahuan yang diberikan melalui ceramah agama menjalankan edukatif buat kami, agar dalam mengisi hidup ini selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT. 
 
Ia juga mengharapkan kepada tim safari Ramadhan agar Ramadhan tahun depan bisa datang lagi, kami juga harap kepada kementerian agama kabupaten Ende melalui kepala KUA kecamatan NANGAPANDA bisa  Memperjuangkan tenaga penyuluh agama Islam satu orang untuk membina jamaah masjid Al-Ikhlas Kekakeu.” pintanya. 
 
 
Perlu diketahui, Turut hadir dalam acara kegiatan safari Ramadhan tersebut, Kepala KUA Kecamatan NANGAPANDA, Imam masjid Al-Ikhlas Kekakeu, Ketua BTM Kekakeu, Koordinator Penyuluh Agama Islam Kecamatan NANGAPANDA dan Maukaro serta anggota PAI, Ketua FKPIN NANGAPANDA dan jamaah masjid Al-Ikhlas Kekakeu.
( ** Sumber Penyuluh PAI Non PNS Nangapanda ) 

Komentar

Komentar sepenuhnya tanggung jawab pribadi. Bijaklah dalam memilih kata yang tidak mengandung pelecehan, intimidasi, dan SARA. Salam hangat. [Redaksi]

News Feed